Pages

Monday, 18 November 2013

Mengaktifkan Mata Ketiga


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..:)
Segala Puji bagi Allah Tuhan Sekelian Alam
Selawat Dan Salam Atas Junjungan Besar Baginda Nabi Muhammad Sollallahu 'Alaihi Wasallam, Dan Ke Atas Keluarganya Serta Para Sahabatnya RodiyAllahu 'Anhum Ajma'in.
Adapun selepas itu...

Sejak lahir kita sebagai manusia memang telah dianugerahkan dengan mata ketiga. Satu mata yang mana tidak kelihatan secara zahiriah tetapi amat jelas secara rohaniah. Mata yang mana bisa melihat kebenaran dan perkara yang samar di sebalik tirai dimensi-dimensi yang berlainan. Inilah dia MATA BATIN a.k.a MATA KETIGA.

Fungsi Mata ketiga:
- melihat taura/energi (tenaga yang berwarna-warni itu)
- melihat alam halus/dimensi yang lebih tinggi (alam jin, alam malakut, alam lahut)
-melihat tembus pandang (seperti pandangan x-ray, disebalik tembok konkrit,dll)
-Pusat Intuisi/firasat (mengesan bahaya, tafsir gerak-geri manusia,dll)


 Mata zahir/kasar kita terbatas dan hanya boleh melihat benda-benda dalam alam 3 dimensi iaitu benda-benda yang bergerak pada frekuensi rendah. Sedangkan banyak benda-benda atau makhluk yang  bergerak pada frekuensi yang sangat pantas yang tidak boleh dilihat dengan mata kasar.Bagi golongan yang terbiasa berfikir secara logik dan menghukum sesuatu hanya pada pandangan akal yang terbatas ini, apa yang boleh dilihat itulah yang di anggap sebagai kenyataan. Padahal banyak  perkara-perkara yang tidak boleh dilihat mempunyai tenaga yang lebih besar dan lebih besar pengaruhnya dalam hidup kita.

Contoh yang paling mudah adalah dengan memperhatikan bilah kipas angin. Ketika bilah kipas berputar secara perlahan kita masih boleh melihatnya. Akan tetapi, tenaga kinetik (angin) yang dihasilkan tidaklah besar. Apabila 'volume' kipas ditambah menjadi lebih pantas, lama-kelamaan bilah kipas hampir tidak kelihatan, walhal tenaga yang dihasilkan jauh lebih besar. Begitu juga fenomena yang ada dalam alam ini. Semua yang bergerak dan bergetar lebih pantas akan sukar terlihat tetapi menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Ada banyak cara untuk mengaktifkan mata ketiga. Bagi kita yang hidup di Nusantara ini kebiasaannya dengan mengamalkan doa-doa, wirid, atau zikir yang tertentu tetapi bagi mereka yang asal selain dari Nusantara kebiasaanya mengamalkan meditasi untuk mengaktifkan kembali mata ketiga ini. Bukanlah bermaksud orang Nusantara tidak melakukan dan tidak tahu meditasi, cuma panggilan atau sebutannya di Nusantara lain, ianya dipanggil Bertapa.

 Di bawah adalah beberapa cara untuk membuka mata ketiga:-

1. Doa Nuurun Nubuwwah- adalah salah satu doa yang amat terbukti untuk membuka mata ketiga iaitu  dengan mengamalkannya secara istiqamah dalam masa 40 hari berturut-turut selepas selesai solat fardhu dan niat supaya Allah bukakan Mata Batin kita, untuk melihat Kebenaran.

Bagi mereka yang lemah semangat tidak disarankan untuk mengaktifkan mata ketiganya kerana dimensi lain mempunyai makhluk yang tidak senang dipandang oleh kebiasaannya.

2. Berzikir ataupun meditasi selama 7 hari 7 malam berturut-turut di ruangan yang kurang pencahayaan-duduk secara bersila, pejamkan mata,atur nafas,sedut melalui hidung, hembus melalui mulut, fokuskan penglihatan di tengah antara alis mata sambil berzikir.

Pada zaman dahulu, seseorang yang ingin menjadi pendekar yang mempunyai kewaspadaan dan indra ke-enam yang tajam, maka mereka harus menjalani tapa brata ataupun bertapa, berpuasa ataupun bermeditasi dalam ruangan gelap gelita selama 7 hari 7 malam, dan ada yang sampai 40 hari 40 malam. Mengapa demikian ?

Para guru zaman dahulu mungkin tidak bisa menjelaskannya secara saintifik...tetapi ternyata, akhir-akhir ini ada laporan penelitian dari Thailand dan Netherland yang menyebutkan adanya beberapa hormon yang menyebabkan seseorang menjadi pendekar setelah bermeditasi di ruang gelap selama 7 hari berturut-turut.

Pada saat seseorang bermeditasi dengan cara memejamkan matanya di ruangan gelap, maka kelenjar Pineal menghasilkan Melatonin. Produksi Melatonin ini hanya sampai maksimum 2 – 5 miligram per hari. Disamping mengatur “jam biologi” manusia, melatonin ini juga bermanfaat bagi perkembangan kesedaran spiritual.

Setelah meditasi memasuki hari ke 3, dan melatonin mencapai 15 – 20 mlgram, maka Kelenjar Pineal menghentikan produksi Melatonin dan menggantinya dengan memproduksi Pinolin. Pinolin yang bersifat superkonduktor inilah yang merangsang timbulnya kemampuan seseorang untuk menjadi . Sehingga dengan kadar Pinolin yang tinggi, orang akan dapat terbangkitkan kepekaan dan kemampuan kewaspadaannya, melihat, mendengar, dan merasa dengan menggunakan indera ke enamnya.

Setelah berzikir atau meditasi berlanjutan sampai hari ke-7 atau ke-8, maka kelenjar Pineal mula menghasilkan hormon 5-Meo-Dimethyltryptamin ( DMT ). Pada saat kadarnya dalam darah mencapai 25 mlgram, maka terbukalah “mata ketiga” yang posisinya di belakang kening. MATA BATIN inilah yang antara lain mengatur ketajaman kewaspadaan, kecerdasan dan kesedaran spiritual manusia.


Jadi, setelah mengetahui rahsia ini. Maka tidak perlulah kita sampai puasa wisol, ataupun amalan-amalan yang tidak termampu oleh kita. Cukup kita sering berzikir atau bermeditasi  di ruangan yang pencahayaannya sedikit saja itu sudah cukup. Jadi tidak perlu sampai gelap gelita. Dan tidak perlu sampai meninggalkan aktiviti seharian kita. Rileks saja, biar MATA BATIN kita berkembang secara semula jadi. Tidak perlu 'semangat lebeh' dan memaksa diri.


Sebelum beramal, pastikan niat kita betul...sebaiknya istikharah pada Allah minta petunjuk...Maha suci Engkau (Ya Allah)! Kami tidak mempunyai pengetahuan selain dari apa yang Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkau jualah yang Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana"






Wallahu a'lam wa 'IlmuHu Atammu.

No comments:

Post a Comment